“Saya berterima kasih banyak kepada Bupati Halmahera Selatan, saya selalu sampaikan di apel, seharusnya seperti itu. Jadi ada dua siswa ini, Bupati dari daerah asalnya bantu per siswi 25 juta, kalau kami dari sekolah sebatas di kasih uang saku 3 juta,” ucap Jafar pada Kamis (27/11/2025).
Jafar menambahkan, untuk Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara (Malut) sampai sejauh ini tidak ada.
“Kalau untuk dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara maupun Pemerintah Provinsi Maluku Utara itu belum ada partisipasi dan suportnya,” ungkapnya.
Ia juga mengisahkan, pada saat kedua siswi tersebut sudah tiba di Jepang, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara menghubungi Kepsek SMAN 3 Kota Ternate untuk di mintai Nomor Rekening Siswi yang berangkat ke luar negeri itu.
“Tapi entah Kadis atau siapa tapi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, itu responnya meminta nomor rekening Maya, dan itu sudah di kirim nomor rekening, tapi sampai saat ini belum juga ada perkembangannya,” terang Jafar.
“Kalau diminta nomor rekening itu pas Maya sudah ada di Jepang, jadi respon Dinas itu atas pemberitaan di media-media online saja” tambahnya.
Jafar bilang, para orang tua Maya Dora Suriandi juga menyampaikan hal sama, bahwa pernah di hubungi oleh Kepala Sekolah SMAN 3 Kota Ternate untuk dimintai nomor rekening.
“Kata Kepsek itu dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara yang minta, jadi kami sudah kirim nomor rekening, tapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda tindaklanjut dari Dikbud Malut,” tandasnya.
Hingga berita ini dipublish, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Provinsi Maluku Utara masih dalam upaya dikonfirmasi.












