Minta Norek Hasilnya Nihil, Siswa Peraih Medali Emas Internasional di Jepang, Diprank Dikbud Malut

Dua Siswi peraih medali emas internasional di Jepang diabaikan Dikbud Malut, hingga pulang ke sekolah asal di Maluku Utara, Dikbud Malut sama sekali tidak memberikan penghargaan dan bantuan apapun.

TintaOne.com, Ternate – Di saat siswa-siswi berjuang mati-matian, bahkan hingga ke Negeri Sakura, Jepang, untuk mempersembahkan medali emas, dukungan nyata dari otoritas pendidikan Provinsi justru nihil, bahkan terkesan basa-basi.

Hal itu di alami dua srikandi muda sukses mengharumkan nama Provinsi Maluku Utara di kancah internasional, Dikbud Malut justru memilih bungkam dan nyaris tak bergeming.

Sikap yang terkesan mengabaikan bakat dan talenta generasi oleh Dikbud Malut ini memberikan catatan buruk bahwa prestasi gemilang yang mengharumkan nama Provinsi hanyalah sebatas “Lelucon” hingga partisipasi dan penghargaan pun tak kunjung didapatkan kedua siswi tersebut.

Sebelumnya, Dikbud Malut dikabarkan meminta Nomor Rekening kedua Siswi berprestasi tersebut memungkinkan bakal memberikan partisipasi sebagai bentuk support dan dukungan agar mereka terus berjuang mengharukan nama Provinsi Maluku Utara di kanca Internasional.

Namun faktanya tidak sejalan dengan harapan. Pasalnya, hingga kedua Siswi berprestasi itu berpulang ke sekolah asal, Dikbud Malut sama sekali tidak berkontribusi bahkan tidak disambut, padahal keduanya mengharumkan nama Provinsi dengan membawa dua medali emas pada “Event Japan Intercultural Exchange And Summit (JIES) 2025″.

Slow respons Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara ini dinilai mengabaikan potensi siswa sekolah dan prestasi siswa dalam memberikan dukungan dari bentuk apapun termasuk pendampingan.

Perlu diinformasikan, dua Siswi masing-masing berasal dari SMA Negeri 3 Kota Ternate (Maya Dira Suriandi) dan SMA IT Nurul Hasan Kota Ternate, (Nur Syifah Al Haddad). Keduanya sukses meraih medali emas pada event “Japan Intercultural Exchange And Summit (JIES) 2025” di Japan, yang membawa harum nama Provinsi Maluku Utara.

Seperti yang diceritakan oleh Kesiswaan SMA Negeri 3 Kota Ternate, Muhammad Jafar, ketika di wawancarai awak media. Bahwa, partisipasi dan bantuan hanya diberikan oleh Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Hasan Ali Bassam Kasuba.

Dikatakan, berapapun bantuan dan partisipasinya, namun karena kedua siswi tersebut berasal daerah Halmahera Selatan shingga Bupati Bassam Kasuba memberikan dukungan, support hingga berupa Uang Saku.